Sleman - Sejumlah
anggota dan calon anggota Saka Kalpataru Kwartir Cabang Sleman mempresentasikan hasil
kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) secara daring melalui media Zoom Meeting
pada Jumat, 30 Juli 2021.
Sejak bulan Juni sampai dengan bulan Juli beberapa anggota dan calon anggota Saka Kalpataru telah melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) yang bertujuan untuk menambah keterampilan dan pengetahuan bagi anggota di setiap kridanya. Kegiatan ini telah berjalan di tengah pandemi sebelum adanya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kemudian hasil dari mengikuti PKL tersebut di presentasikan kepada anggota lain untuk bisa berbagi ilmu dan pengalaman yang telah di dapatkan.
"Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi kita semua, dimana kakak-kakak semua telah mengikuti praktek kerja lapangan, dalam hal ini khusus untuk lebih jauh mengetahui tentang apa itu IPAL komunal bagaimana pengelolaannya, kendala di lapangan dan juga operasional IPAL komunal yang berada di Kabupaten Sleman ini", tutur Kak Arif dalam sambutannya.
Hasil pengamatan yang dipresentasikan menunjukkan banyak sekali dampak positif adanya IPAL komunal, salah satunya yaitu kadar air sumur lebih bersih dan juga penyakit yang disebabkan oleh bakteri terutama bakteri E. Coli berkurang. Pelaksanaannya tentu juga tidak sedikit permasalahan yang terjadi di dalam melakukan perawatan, karena membutuhkan kesadaran dari para pengguna IPAL Komunal itu sendiri, sehingga menjadi tantangan bagi pengurus atau Kelompok Pemanfaatan dan Pemeliharaan (KPP) setempat.
"Salut
kepada adek-adek yang sudah melaksanakan PKL dan hasil-hasil yang sudah di
sampaikan mencerminkan keadaan yang ada di lapangan" pungkas Kak Totok
Triyadi.
Harapannya
setelah mengikuti kegiatan ini bisa memberikan pengetahuan dan pemahaman
sekaligus sebagai bekal ilmu yang dapat disampaikan kepada pihak-pihak lain
yang membutuhkan informasi tentang bagaimana mengelola IPAL Komunal.
Penulis: Yusuf Wijayanto







0 komentar:
Posting Komentar