Sleman - Sebanyak 20 anggota dan
calon anggota yang tergabung dalam krida 3R (Reduce, Reuse, Recycle)
melaksanakan presentasi hasil PKL (Praktek Kerja Lapangan) pada hari Minggu, 1
Agustus 2021 melalui media virtual Zoom Meeting.
Objek pengamatan observasi yang diberikan kepada
anggota dan calon anggota Saka Kalpataru Sleman pada Krida 3R adalah pengamatan
pengelolaan Bank Sampah yang tersebar di wilayah Kabupaten Sleman dan tercatat
di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman.
Turut hadir pula dalam kegiatan presentasi ini,
Kak Totok Triyadi, S.Si, dan Kak Dany Nur Fadliani, S.T. selaku Pamong Saka
Kalpataru Cabang Sleman.
Seluruh kegiatan terkait Praktek Kerja Lapangan
(PKL) dilaksanakan sebelum diterapkannya kebijakan Pemberlakuan
Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak Juni 2021 lalu dengan
menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Ketua Dewan Saka Putra Saka Kalpataru Sleman, Kak Taufiq Andi Wibowo. Dalam sambutannya Kak Taufiq menyebutkan bahwa, pihaknya memberikan ucapan selamat kepada anggota maupun calon anggota yang tergabung dalam Krida Perubahan Iklim dan 3R, karena telah menyelesaikan praktek kerja lapangan yang baru dilaksanakan pertama kalinya. “PKL yang dilaksanakan tahun ini menjadi menarik karena dilaksanakan secara mandiri” lanjut Kak Taufiq.
“Ketika kakak-kakak turun langsung ke lapangan
dalam melaksanakan PKL maka tampak disitulah peran Pramuka yang nyata di tengah
pandemi ini", ungkapnya.
Kegiatan presentasi hasil PKL hari ini dibuka
langsung oleh Kak Totok Triyadi, S.Si. Dalam sambutannya, Kak Totok
menyampaikan bahwa pihaknya secara pribadi mengucapkan apresiasi terhadap Dewan
Saka Kalpataru yang walau di tengah keterbatasan, dapat tetap melaksanakan
program kerja yang telah direncanakan.
“Laporan PKL, jangan hanya berhenti pada pembuatan
laporan tetapi juga dilanjutkan dengan evaluasi program PKL baik kekurangan
maupun kelebihannya”, lanjut Kak Totok. Dalam akhir sambutannya beliau
berharap agar Dewan Saka Kalpataru terus berinovasi dalam membuat program kerja
yang inovatif walau dilaksanakan di tengah pandemi.
Presentasi yang dipaparkan oleh anggota maupun
calon anggota Saka Kalpataru yang tergabung dalam krida 3R terbagi dalam 3
kelompok, kemudian masing-masing kelompok diberikan kesempatan untuk
mempresentasikan hasil observasinya.
Berdasarkan presentasi yang disampaikan dapat
disimpulkan bahwa, beberapa bank sampah yang telah didatangi mengalami kendala
keaktifan nasabah dalam memasukkan sampah rumah tangganya ke dalam bank sampah,
selain itu pula kesadaran masyarakat dalam memilah sampah yang masih kurang.
Mengesampingkan semua kendala yang ada, kehadiran
bank sampah di lingkungan memeberikan beberapa manfaat nyata seperti
menciptakan lingkungan yang bersih, selain itu bank sampah juga dapat menjadi
sarana pemberdayaan kegiatan masyarakat.
Penulis: Karunya Saka L.







0 komentar:
Posting Komentar